SEJARAH PERKEMBANGAN ANIMASI DUNIA

 

Nama                          : Ravi Faturrohman

Npm                            : 10821796

Kelas                           : 3MA26

Mata Kuliah                : Produksi Animasi

Dosen Pengampu        : Henki Firdaus M.M.S.I

 

Kata animasi berasal dari kata kerja dalam bahasa latin animare, yang berarti “menghidupkan” atau “memberi nafas”. Sehingga animasi dapat didefinisikan sebagai upaya untuk menghidupkan atau memberi kesan atau ilusi hidup atau bergerak dari gambar diam atau benda mati. Secara teknis animasi berarti menghidupkan urutan still image (gambar tidak bergerak), atau teknik memfilmkan susunan gambar atau model untuk menciptakan rangkaian gerakan ilusi. Pengertian yang menarik dikemukakan oleh Norman McLaren, salah seorang seorang pioneer dalam experimental animation yang mengemukakan bahwa “Animation is not the art of drawing that move, but rather the art of movement that are drawn. What happen betwent each frame more important than what happens on each frame” (Solomon dalam Wells, 1998). Jadi animasi dibentuk dari model-model gerakan yang divisualkan secara grafis maupun obyek. Dalam hubungannya dengan realitas dan film berbasis live shot atau live action, menarik untuk menilik apa yang dikemukakan oleh dua orang animator asal Ingris John Halas dan Joy batchelor yang mengemukanan bahwa “If it’s the live-action film job to present physical reality, animated film is concerned with methaphysical reality-not how thing ook, but what they mean” (Hoffer dalam Weels, 1998). Beerikut adalah perkembangan teknologi anmasi dari masa ke masa.

1.              Era Film Tanpa Suara (1900-1930)

Sejarah perkembangan animasi juga sudah berlangsung sejak era film tanpa suara atau The Silent Era. Zaman film tanpa suara berlangsung sejak tahun 1900-an. Selama era ini produk-produk film termasuk film animasi dihadirkan dalam bentuk ekspresif karena tanpa suara. pada era itu animasi dibuat dengan teknik animasi stop motion dan teknik animasi tradisional. 

·       Teknik stop motion menggunakan serangkaian gambar diam/frame yang dirangkai menjadi satu dan menimbulkan kesan seolah-olah gambar tersebut bergerak. Teknik ini sangat sulit, membutuhkan waktu, juga biaya yang banyak. Karena untuk menciptakan animasi selama satu dektik, kita membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar diam. Salah satu contoh animasi yang menggunakan stop motion adalah animasi fantasmagorie.

·       Animasi tradisional dibuat dengan teknik gambar bergerak menggunakan alat seperti phenakistoscope, yang ditemukan oleh Joseph Plateau pada 1832 dan dikembangkan oleh Emile Reynaud pada 1876, pada era ini muncul film animasi berjudul Gertie the Dinosaur, karya dari Winsor Mccay. Film ini menjadi film animasi pertama yang menggunakan teknik keyframe. Bahkan film ini menjadi inspirasi untuk generasi animator selanjutnya, karena pergerakan animasinya yang menakjubkan.


2.              Era Keemasan Animasi (1930-1960)

Era keemasan animasi atau golden age of animation diperkirakan berlangsung mulai 1930 hingga 1960. Era ini dikenal disebut demikian karena masifnya produksi film animasi di masa itu. Pada era ini, beberapa perusahaan animasi seperti Disney dan Warner Bros mendominasi pasar film kartun dunia. Beberapa film Disney yang sukses bahkan berhasil menciptakan karakter ikonik seperti Snow White, Pinocchio, dan Cinderella.

Sementara itu, Warner Bros dengan Looney Tunes juga berhasil menciptakan karakter populer seperti Bugs Bunny dan Daffy Duck. Selama periode ini, teknologi animasi juga terus berkembang. Film animasi yang ada bukan hanya hadir dengan suara dan musikal, tetapi juga tampil dengan warna dan teknik animasi yang lebih canggih.


3.              Era Animasi Televisi (1960-1980)

Pada tahun 1960-an, animasi mulai bisa dinikmati lewat program acara televisi seperti The Flintstones dan The Jetsons. Kedua acara televisi animasi itu sama-sama diproduksi oleh Hanna-Barbera Productions. Ini adalah era di mana animasi menjadi lebih terjangkau dan tersedia untuk audiens rumahan. Selain itu, animasi Jepang atau anime, juga mulai menarik perhatian negara-negara di luar Jepang. Beberapa contoh film animasi Jepang yang terkenal di era itu termasuk Shonen Ninja Kaze no Fujimaru, Princess Knight, Flying Phantom Ship, hingga Taro the Dragon Boy.

Di era ini juga, film animasi tak hanya dibuat berdasarkan kisah dongeng atau legenda lokal, tetapi juga komik terkenal. Misalnya, pada animasi Peanuts yang populer di tahun 1970-an berasal dari komik strip terkenal karya Charles M. Schulz. Film animasi ini begitu populer di kalangan pemirsa mancanegara dan menghasilkan tokoh ikonik, seekor anjing cerdik bernama Snoopy.


4.              Era Animasi Modern (1980-sekarang)

Era animasi modern diperkirakan sudah berlangsung sejak 1980-an hingga hari ini. Era animasi modern ini ditandai dengan penggunaan teknologi canggih dalam membuat animasi seperti CGI. Selain itu, jenis film animasi yang hadir tidak hanya dalam bentuk 2D saja, tetapi juga 3D, 4D, bahkan realitas virtual (VR). Penggunaan CGI canggih pada film animasi pertama kali dilakukan oleh Pixar pada 1995 lewat filmnya berjudul Toy Story. Banyak orang menilai bahwa Toy Story membuka pintu bagi produksi animasi yang semakin realistis. Tak hanya itu, perkembangan teknologi animasi dan cerita juga muncul di serial-serial televisi.

Beberapa contoh serial animasi fenomenal di era animasi modern termasuk The Simpsons, Spongebob SquarePants, South Park, dan lain-lain. Film-film ini tak hanya menghibur dari segi visual. Mereka menggabungkan humor yang cerdas dengan animasi yang beragam dan menarik bagi pemirsa dari berbagai usia. Begitu pula animasi Jepang yang juga semakin mendunia. Ini menyusul dengan didirikannya Studio Ghibli oleh Hayao Miyazaki dengan film-film animasinya yang memenangkan berbagai penghargaan. Beberapa contoh film animasi Studio Ghibli termasuk Castle in the Sky, My Neighbor Totoro, Kiki's Delivery Service, Howls Moving Castle, Grave of Fireflies, dan masih banyak lagi.


Sumber:

Kurnianto, A. (2015). Tinjauan singkat perkembangan animasi Indonesia dalam konteks animasi dunia. Humaniora, 6(2), 240-248.

https://tirto.id/sejarah-perkembangan-animasi-dunia-dari-masa-ke-masa-gPeF

https://en.wikipedia.org/wiki/Gertie_the_Dinosaur

https://kelasanimasi.com/perkembangan-film-animasi-dari-masa-ke-masa/

https://animationmovie14.weebly.com/artikel/sejarah-animasi

https://montasefilm.com/film-animasi-dari-masa-ke-masa/














Komentar

Postingan Populer